Tips Memilih Hosting Bagi Newbie

Banyak orang yang membicarakan tentang hosting terbaik namun Anda tidak apa itu hosting dan fungsinya. Di sisi lain, ternyata Anda memiliki masalah dengan penyimpanan pada website Anda. Apa sih hosting itu? Hosting merupakan tempat dimana semua file pada website Anda disimpan.Bisa dibilang bahwa hosting adalah rumah tempat tinggal bagi website Anda. Saat Anda menggunakan jasa web hosting, web host Anda menjadi responsibel guna memastikan bahwa server berjalan. Perusahaan web hosting menawarkan berbagai jenis rencana hosting pada setiap pelanggannya. Namun, memilih hosting yang tepat terutama bagi pemula butuh kesabaran. Tidak sedikit orang yang salah membeli layanan hosting sehingga membuat mereka menghabiskan banyak uang namun tidak mendapatkan hasil yang maksimal.

Istilah Dasar dalam Hosting

Lalu, seperti apa hosting yang baik? Apakah saya bisa memilih hosting yang tepat untuk kebutuhan saya? Akankah saya membuat kesalahan karena tidak tahu apa yang harus dilakukan saat membeli hosting? Sangat wajar jika Anda memilki pertanyaan-pertanyaan seperti itu. Anda juga mungkin memiliki kekhawatiran lain saat memilih hosting untuk bisnis Anda. Sebelum memulai pencarian hosting terbaik di Indonesia, ada beberapa istilah dasar dalam hosting yang harus diketahui.

1. Server

Server adalah komputer yang digunakan untuk menghosting website dan aplikasi web yang hampir selalu online.

2. Domain

Penggunaan naman domain memungkinkan penggunan internet atau pengunjung website mengidentifikasi dan mengakses website melalui browser mereka masing-masing. Biasanya nama domain itu unik dan tidak bisa digunakan oleh pihak lain jika sudah Anda beli. Untuk mengecek detail dari sebuah domain dan apakah masih tersedia atau tidak, Anda bisa mengunjungi website Whois.

3. TLD

TLS adalah singkatan dari Top-Level Domain yang merupakan akhiran dari sebuah domain. TLD yang banyak diketahui adalah .com (dotcom), tetapi ada banyak alternatif TLD yang bisa digunakan.

4. Sub-domain

Sub-domain merupakan bagian dari sebuah nama domain induk yang memungkinkan Anda untuk mengatur banyak website menggunakan domain yang sama. Domain ditandai dengan *.nama domain.

5. Content Management System

Content Management System atau CMS merupakan istilah yang mengacu pada software yang dibuat untuk membantu Anda membuat juga mengelola jenis website dan konten tertentu. WordPress dikenla sebagi salah satu CMS yang tersedia dan bahkan populer.

6. Bandwidth

Banyak web host yang membatasi data yang bisa dikirim dan diterima oleh server guna membatasi bayaknya sumber daya yang bisa diakses. Biasanya, paket hosting yang ditawarkan dipasaran memberitahu apakah mereka bisa menangani bandwidth tanpa batas atau hanya hingga titik tertentu.

Tips Memilih Hosting yang Tepat

Nah, suda siap untuk memulai pencarian Anda guna mendapatkan hosting terbaik? Pastikan Anda tidak terburu-buru dalam menentukan pilihan dan pastikan juga Anda memiliki waktu untuk membaca artikel ini.

1. Perhatikan Kebutuhan Spesifik Anda

Memilih web host terbaik tidak semudah yang dibayangkan dimana Anda hanya tinggal memilih salah satu dari list yang dimiliki. Setiap orang memiliki definisi yang berbeda untuk kata terbaik karena sangat bergantung pada kebutuhan masing-masing. Jika Anda membutuhkan hosting untuk memulai WordPress, akan lebih bak untuk memilih yang popular di kalangan pengguna WordPress. Namun, jika hendak menjalankan website e-commerce, pastikan hosting pilihan Anda bisa menampung software yang akan Anda gunakan. Tanyakan pada diri Anda apakah:

a. Jenis website apa yang akan dibuat atau dikelola

b. Ada kebutuhan untuk membuat lebih dari satu website

c. Ada ekspektasi khusus berapa banyak trafik setiap bulannya

d. Kebutuhan teknis yang akan dibutuhkan untuk website Anda

e. Ada fitur tambahan seperti email hosting atau SSL Certificate

f. Budget bulanan

2. Perhatikan Realibilitas dan Kecepatan

Reabilitas adalah salah satu hal penting yang perlu diperhatikan saat memilih jasa hosting. Tidak bisa dipungkiri bahwa setiap pemilik website ingin mengoperasikan websitenya sesering mungkin. Downtime dari sebuah website bisa menyebabkan kerugian dan jeleknya pengalaman pelanggan. Ingat bahwa tidak ada jaminan bahwa server mereka akan selalu aktif 100% setiap waktu.

3. Pilihan Upgade

Banyak yang memilih shared hosting karena terbilang cukup murah dan cocok untuk kebutuhan para pemula. Akan tetapi, kebutuhan setiap orang berbeda-beda. Semakin website berkembang, maka kebutuhan bandwidth dan penyimpanan email (email storage) semakin meningkat.

4. Ketahui Fitur Keamanan

Fitur keamanan dari sebuah web host tidak kalah penting terlebih jika Anda berencana menjalankan website yang menyimpan dan membawa data sensitif pelanggan seperti rincian kartu kredit. Perhatikan apakah host menjalankan deteksi firewall atau malwre pada server mereka. Juga, tanyakan apakah mereka memantau server untuk setiap kegiatan yang tidak biasa. Selain itu, cek apakah host menawarkan Sertifikat SSL guna memastikan bahwa data yang dikirim melalui website aman dan terenkripsi. SSL atau Secure Socket Layer adalah teknologi yang digunakan untuk menjaga koneksi di Internet tetap aman dengan menggunakan enkripsi.

5. Pilih Dukungan Pelanggan yang Berkualitas

Dukungan pelanggan adalah yang membedakan atau satu penyedia hosting dengan yang lainnya. Adanya dukungan pelanggan yang berkualitas tentu sangat membantu, terlebih jika Anda belum begitu faham bagaimana cara mengaktifkan dan menjalankan website.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *